PMK 190/PMK.05/2012 tentang
Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan APBN merupakan peraturan
yang menjadi dasar bagi seluruh Kementerian / Lembaga dalam pelaksanaan APBN.
PMK 190/PMK.05/2012 berisi tentang :
- Ketentuan umum dan ruang lingkup PMK 190/PMK.05/2012
- Alokasi dana yang tertuang dalam DIPA merupakan batas tertinggi pengeluaran Negara
- Pembagian peran Pejabat Perbendaharaan Negara mulai dari tingkat Kementerian/Lembaga hingga Satuan Kerja.
- Tata cara penyelesaian tagihan Negara yang dibebankan pada APBN mulai dari pembuatan komitmen, penerbitan SPP, SPM dan SP2D.
- Tata cara koreksi/ralat, pembatalan SPP, SPM dan SP2D jika terjadi ketidaksesuaian.
- Tata cara penyampaian laporan realisasi anggaran dan laporan keuangan secara periodik
- Pengawasan dan Pengendalian Internal atas pelaksanaan anggaran Satker di lingkungan Kementerian/Lembaga masing masing.
- Pelaksanaan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan anggaran Kementerian/Lembaga.
- Pencabutan PMK 134/PMK.06/2005 dan PMK 170/PMK.05/2010 dan dinyatakan tidak berlaku lagi.
PMK 190/PMK.05/2012
terbagi dalam 12 BAB dan 81 Pasal dengan rincian sebagai berikut :
BAB I
|
Ketentuan Umum
|
Pasal 1
|
BAB II
|
Ruang Lingkup
|
Pasal 2
|
BAB III
|
Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran
(DIPA)
|
Pasal 3
|
BAB IV
|
Pejabat Perbendaharaan Negara
|
Pasal 4 s.d. Pasal 28
|
BAB V
|
Penyelesaian Tagihan Negara
|
Pasal 29 s.d. Pasal 69
|
BAB VI
|
Koreksi/Ralat, Pembatalan SPP, SPM dan SP2D
|
Pasal 70 dan 71
|
BAB VII
|
Pelaksanaan Pembayaran pada Akhir Tahun Anggaran
|
Pasal 72 s.d. Pasal 74
|
BAB VIII
|
Pelaporan Realisasi Anggaran
|
Pasal 75
|
BAB IX
|
Pengawasan dan Pengendalian Internal
|
Pasal 76
|
BAB X
|
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran
|
Pasal 77
|
BAB XI
|
Ketentuan Peralihan
|
Pasal 78
|
BAB XII
|
Ketentuan Penutup
|
Pasal 79 s.d. 81
|

0 komentar :
Posting Komentar